Isi hati atau sekedar imajinasi yang menginspirasi
Jumat, 07 Juli 2017
"Hari ini , Kemarin , dan Esok"
Hallo Apa kabar Dirimu ?
Wanita yang selalu memberikan perhatian kasih dan sayang padaku, hari ini aku ingin menceritakan perasaanku dikertas usang dengan goresan tinta tua yang selalu kusimpan. Bukan untuk membuat surat cinta untukmu tapi hanya sekedar menceritakan isi hatiku saat ini yang ingin diungkapkan untuk pertemuanku padamu saatini, Pertemuanku denganmu tergolong singkat kau berhasil membuatku terkesima dengan kepribadian dan prilaku sehari-harimu. Pertemuan yang paling istimewa saatini bagaimana tidak menemukan mu menemukan kepribadian sepertimu adalah hal yang telah kuimpikan darilama terlalu berlebihan mungkin tapi itu benar adanya saat keinginanku terwujud hari demi hari bersamamu dan membawakan kita hingga saat ini. mungkin sekali lagi itu berlebihan untuk hubungan yang masih baru menumbuhkan tunas nya yang masih memiliki banyak seleksi alam yang harus dilewatkan tapi itulah kebahagiaanku saatini memiliki partner terbaik saat ini. Kekhawatiranku pun selalu hadir sampai kapan skenario Tuhan ini kita rasakan , Bagaimana akhir ceritanya ? entahlah aku hanya bisa menemukan jawabannya sedikit demi sedikit disaat pertiga malam namamu slalu hadir di sujud akhirku aku hanya meminta berikanlah yang terbaik untuk kita atau mungkin juga Tuhan sedang menyiapkan cerita baru untuk kita ? Semoga saja cerita itu berakhir manis karna dia selalu memberikan yang terbaik buat hambanya. Banyak hal yang sudah kita rasakan yang dulunya aku mendengar tawamu kini aku juga telah mendengar tangismu , yang dulu aku mendengar ceriamu kini aku juga sudah mendengar senyapnya duduk disebelah mu , aku dulu mendengar Senandung kebahagiaan kini aku melihat kesal dalam wajahmu. Dulu aku selalu berfikir kita selalu merasakan manisnya kasih sayang sampai kita lupa Tuhan selalu memberikan ujian kepada hambanya. Kita adalah cucu Adam yang memiliki sisi yang berbeda . Seperti perahu yang sedang berlayar .Layar yang membentang menghantarkan penumpangnya ke tempat yang diinginkan tapi semua tidak semudah mereka fikirkan semakin mereka berusaha untuk bersandar ditujuannya semakin kencang pula angin yang mereka perlukan, badai yang kadang kala terus meniupkan keseluruh sisi perahu harus mereka ahadapi bersama agar mereka tetap sampai di tujuannya, tapi takdir sudah menuliskan mereka untuk sampai ditujuannya. mereka hanya berusaha untuk menunggu jawaban atas takdirnya. mungkin mereka bisa saja menyerah terhadap badai atau takdir mengharuskan mereka tenggelam dalam badai . Tapi keinginan tetap membawakan mereka berjuang hingga mereka mengetahui jawaban takdirnya. Bahagia itu kita yang ciptakan sedih juga kita yang ciptakan , Bagaimana kita tahu rasa dingin kalau kita tidak merasakan panas juga , lalu bagaimana juga dengan kebahagiaan ? bagaimana kita merasakan bahagia jika kita tidak mau merasasakan kesedihan juga. tidak ada kebahagiaan yang diraih tanpa kesedihan , tidak ada tawa jika kita tidak meneteskan air mata karna tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk paling sempurna. Aku tidak tahu bagaimana takdirku padamu yang aku tahu aku hanya berusaha , berusaha berdoa kepada tuhan sang pencipta untuk dapat melengkapi kebahagian dan kesidihan dalam dirimu aku juga berharap doamu juga seperti doaku. Mungkin kau telah merasakan Benci dan aku ingin kau merasakan cinta kepadaku. tapi ingat semua didunia memiliki pasangannya Bahagia berpasangan dengan benci , tawa dengan tangis tidak ada yang menginginkan benci dan tangis tapi itulah kesempurnaan manusia dapat merasakan kedua-duanya. Kita pasti bisa mungkin bermimpi, dan kenyataan selalu berbeda tetapi aku yakin ada sebuah jalan penemu antara mimpi dan kenyataan yaitu doa.Semua pasti bisa , tidak ada yang tidak hanya kembali bagaimana kita yang lakukan perjalanan masih panjang bukan karna tidak ada rintangan maka kita optimis tapi karna optimis kita bisa melewati rintangan demi rintangan, bukan karna hal yang mudah maka kita bisa karna kita yakin kita bisa maka semua terasa mudah dan bukan karna kemarin Indah maka kita bahagia karna kita bahagia hari-hari ini terasa indah. Aku yakin kita pasti bisa masih banyak hal yang ingin kucapai dan aku ingin kau lah yang selalu disamping dan melengkapi cerita dalam hidupku. Kemarin , Hari ini , Dan Esok.
-Pria yang kau kau kenal tanggal 1 Maret-
Kamis, 18 Mei 2017
Surat Darimu
Detik demi detik, menit demi menit , hingga jam demi jam , menjadi sebuah hari hingga pekan dan bulan. Tak terasa begitu cepat waktu itu berlalu meninggalkan kenangan demi kenangan. Kenangan yang telah meninggalkan jejak dihati, kenangan tentang kebahagiaanmu dan kebahagiaanku , candamu dan candaku.
Mungkin aku bukanlah lelaki seperti banyak lelaki diluar sana. Yang selalu memiliki seribu rayuan untukmu, bukan juga yang selalu memberikan pengorbanan. Aku adalah aku. Seorang Pria yang kau kenal sebagai seorang aktivis, menghabiskan waktunya hanya untuk berbagai kegiatan demi kepentingan orang banyak. Aku adalah orang yang kau kenal hanya dari ajang kegiatan.
Tetapi tuhan selalu menunjukkan jalan bagi hamba-Nya. Hobi dan kebiasaan ku mengantarkanku untuk bertemu sosok yang berbeda. Aku menemukanmu. Sosok wanita tangguh yang sederhana dan apa adanya, yang mengabdikan dirinya untuk orang tua dan bangsanya tercinta. Sosok yang begitu berbeda. Ketika para kaum hawa diluar sana asyik dengan dunia nya, dengan dandanannya , dengan trendsetting dan hal-hal yang katanya sedang hits, tapi tidak denganmu. Kamu adalah wanita yang beda.
Sosok yang mengajariku arti tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Sosok yang selalu memberikan dukungan bahkan melalui bantuan tangan-tangan lembut yang selalu memberikan arti kasih sayang.
Mungkin kau selalu kesal dengan lupaku tentang kita, ketika aku membuatmu marah, bahkan membuat harimu jadi membosankan. Tetapi aku tahu benar bagaimana caranya berusaha.
Berusaha membahagiakan mu.
Berusaha memberi dukungan untuk mu. Berusaha menjadikan kau sebagai Putriku dan aku sebagai Pangeranmu.
Mungkin kita baru melewati kerikil kecil didalam hubungan ini. Aku sadar, aku jauh dari yang kau harapkan. Aku tidak seperti Ayah mu, sosok Pria yang selalu memanjakan dan memberi tawa untukmu. Pun Abang dan Kakakmu yang selalu hadir di setiap keluh kesah mu. Tapi aku adalah aku.
Seseorang yang selalu berusaha memberimu kebahagiaan.
Seseorang yang berusaha selalu ada di saat sulit atau mudahmu, sakit atau sehatmu, pun senang atau sedihmu.
Seseorang yang ingin mencoba hal-hal baru bersamamu.
Kau tahu salahku padamu bukanlah keinginanku.
Kau juga tahu kesedihan yang ku perbuat bukanlah untuk mu.
Tapi aku hanya hamba Sang Khalik, yang ingin menjaga calon tulang rusuknya seperti Adam menjaga Hawa meski memiliki banyak kesalahan.
Aku tidak tahu sejauh mana hubungan ini berjalan.
Kamu sering memberiku pertanyaan.
Apakah aku mencintaimu?
Apakah aku tulus sayang padamu?
Tapi aku hanya menjawab, lihatlah apakah tindakanku memberikan makna cintaku padamu?
Apakah perhatianku mengartikan aku sayang padamu?
Hanya kau yang bisa menilai. Jawaban itu ada padamu, Cinta.
Aku hanya berusaha memberikan jawaban terbaik atas pertanyaan cinta mu itu.
Aku ingin kau lah yang menemani perjuangan ku.
Kau juga yang menemani suksesku.
Aku ingin kau dan aku menjadi kita.
Kita yang selalu memberi kebahagiaan. Kita yang selalu memberikan dukungan. Kita yang selalu berbeda tapi tetap bisa bertukar perbedaan.
Karena berbeda bukanlah alasan untuk kita berpisah.
Karena bersama pun tidak harus sama.
Berbeda adalah cara kita untuk mengubah pandangan dunia.
Berbeda adalah cara kita mengubah pandangan cinta.
Dan karena perbedaan lah kita mengubah hubungan ini menjadi lebih berwarna.
Maaf mungkin aku telah memberi kekecewaan untuk mu,
tapi aku minta padamu, bantu aku menghapus kekecewaan itu dari hatimu.
Aku ingin memberikan kebahagiaan untuk hidup kita.
Untukmu, seorang wanita spesial yang ku cinta.
Biarkan Tuhan yang menjawab kepastian atas ketidakpastian hubungan ini.
Aku hanya berusaha selalu menjadi AMI yang kau kenal dan kau cinta.
Aku selalu mengucap namamu di sepertiga malamku dan memohon kaulah calon surga bagi anak-anakku.
Terimakasih untuk kebersamaan yang masih sangat singkat ini.
Aku mencintaimu seperti aku mengisi setiap lembaran cerita hidupmu.
Salam cinta untukmu wanitaku.
Wanita baru dalam hidupku "NM"
Mungkin aku bukanlah lelaki seperti banyak lelaki diluar sana. Yang selalu memiliki seribu rayuan untukmu, bukan juga yang selalu memberikan pengorbanan. Aku adalah aku. Seorang Pria yang kau kenal sebagai seorang aktivis, menghabiskan waktunya hanya untuk berbagai kegiatan demi kepentingan orang banyak. Aku adalah orang yang kau kenal hanya dari ajang kegiatan.
Tetapi tuhan selalu menunjukkan jalan bagi hamba-Nya. Hobi dan kebiasaan ku mengantarkanku untuk bertemu sosok yang berbeda. Aku menemukanmu. Sosok wanita tangguh yang sederhana dan apa adanya, yang mengabdikan dirinya untuk orang tua dan bangsanya tercinta. Sosok yang begitu berbeda. Ketika para kaum hawa diluar sana asyik dengan dunia nya, dengan dandanannya , dengan trendsetting dan hal-hal yang katanya sedang hits, tapi tidak denganmu. Kamu adalah wanita yang beda.
Sosok yang mengajariku arti tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Sosok yang selalu memberikan dukungan bahkan melalui bantuan tangan-tangan lembut yang selalu memberikan arti kasih sayang.
Mungkin kau selalu kesal dengan lupaku tentang kita, ketika aku membuatmu marah, bahkan membuat harimu jadi membosankan. Tetapi aku tahu benar bagaimana caranya berusaha.
Berusaha membahagiakan mu.
Berusaha memberi dukungan untuk mu. Berusaha menjadikan kau sebagai Putriku dan aku sebagai Pangeranmu.
Mungkin kita baru melewati kerikil kecil didalam hubungan ini. Aku sadar, aku jauh dari yang kau harapkan. Aku tidak seperti Ayah mu, sosok Pria yang selalu memanjakan dan memberi tawa untukmu. Pun Abang dan Kakakmu yang selalu hadir di setiap keluh kesah mu. Tapi aku adalah aku.
Seseorang yang selalu berusaha memberimu kebahagiaan.
Seseorang yang berusaha selalu ada di saat sulit atau mudahmu, sakit atau sehatmu, pun senang atau sedihmu.
Seseorang yang ingin mencoba hal-hal baru bersamamu.
Kau tahu salahku padamu bukanlah keinginanku.
Kau juga tahu kesedihan yang ku perbuat bukanlah untuk mu.
Tapi aku hanya hamba Sang Khalik, yang ingin menjaga calon tulang rusuknya seperti Adam menjaga Hawa meski memiliki banyak kesalahan.
Aku tidak tahu sejauh mana hubungan ini berjalan.
Kamu sering memberiku pertanyaan.
Apakah aku mencintaimu?
Apakah aku tulus sayang padamu?
Tapi aku hanya menjawab, lihatlah apakah tindakanku memberikan makna cintaku padamu?
Apakah perhatianku mengartikan aku sayang padamu?
Hanya kau yang bisa menilai. Jawaban itu ada padamu, Cinta.
Aku hanya berusaha memberikan jawaban terbaik atas pertanyaan cinta mu itu.
Aku ingin kau lah yang menemani perjuangan ku.
Kau juga yang menemani suksesku.
Aku ingin kau dan aku menjadi kita.
Kita yang selalu memberi kebahagiaan. Kita yang selalu memberikan dukungan. Kita yang selalu berbeda tapi tetap bisa bertukar perbedaan.
Karena berbeda bukanlah alasan untuk kita berpisah.
Karena bersama pun tidak harus sama.
Berbeda adalah cara kita untuk mengubah pandangan dunia.
Berbeda adalah cara kita mengubah pandangan cinta.
Dan karena perbedaan lah kita mengubah hubungan ini menjadi lebih berwarna.
Maaf mungkin aku telah memberi kekecewaan untuk mu,
tapi aku minta padamu, bantu aku menghapus kekecewaan itu dari hatimu.
Aku ingin memberikan kebahagiaan untuk hidup kita.
Untukmu, seorang wanita spesial yang ku cinta.
Biarkan Tuhan yang menjawab kepastian atas ketidakpastian hubungan ini.
Aku hanya berusaha selalu menjadi AMI yang kau kenal dan kau cinta.
Aku selalu mengucap namamu di sepertiga malamku dan memohon kaulah calon surga bagi anak-anakku.
Terimakasih untuk kebersamaan yang masih sangat singkat ini.
Aku mencintaimu seperti aku mengisi setiap lembaran cerita hidupmu.
Salam cinta untukmu wanitaku.
Wanita baru dalam hidupku "NM"
Rabu, 12 April 2017
Surat Untukmu
Selamat sore sayang,
Bagaimana kabarmu hari ini ?
Ku harap kamu masih baik seperti kemarin
Pintaku pada semesta agar kau selalu bahagia
Aku tak ingin melihat gundah ataupun lelah menyelimuti harimu
Meski kita sama sama mengetahui, bahwa sibukmu yang menjadikan lelah itu ada
Tapi ingat sayang, sehatmu adalah yang utama
Tidakkah kau sayang pada ragamu ? Bahkan aku mengkhawatirkan itu
Jangan biarkan aku melemah karna ulahmu
Melemah karna melihat mu begitu lelah
Hingga aku tak mampu menjaga raga yang selama ini ku cinta
Ku rasa, aku berhak akan hal itu
Aku tidak berlebihan mengkhawatirkan kesehatanmu, bukan ?
Kumohon, mengerti lah
Setiap kali ku ingatkan waktu makanmu, itu karna aku sangat menyayangimu
Setiap kali ku ingatkan waktu istirahatmu
Itu hanya karena aku tak ingin kamu kelelehan esok harinya
Aku menyayangimu,
Aku bangga dan bahagia memiliki kamu di hidupku saat ini
Dan ku harap, kamu yang akan menemaniku di hari hari berikutnya
Ingatkah kau pernah bertanya satu hal padaku?
Maukah kau bersamaku sampai waktu yang tak bisa di tentukan?
Dan inilah jawabanku, aku ingin bersamamu
Hingga raga tak lagi bertenaga
Hingga usia tak lagi muda
Hingga wajah telah menua
Hingga kita tak mampu lagi bersuara
Dan hingga jiwa ini kembali pada semesta
Mungkin, ini terdengar seperti drama
Kita masih terlalu muda dan dini untuk membicarakan perihal rasa hingga ke singga sana
Tapi percayalah,
Aku hanya sedang berusaha jujur pada diriku sendiri
Aku ingin melakukan banyak hal bersamamu
Aku ingin terbang bersama, mengunjungi tempat-tempat baru yang indah dan bersejarah
Ingin mendaki puncak bersama
Ingin menghabiskan malam dengan desiran ombak di pinggir pantai
Ingin makan malam di temani cahaya lilin dan bunga-bunga indah
Ingin bermain layaknya anak kecil yang tak pernah takut orang-orang akan menertawainya
Karena kita akan tertawa bersama
Hingga aku lupa berapa banyak waktu yang telah ku habiskan bersamamu
Maaf jika ini berlebihan,
Tapi satu hal yang harus kamu ingat
Aku tak pernah bisa mengungkap isi hati pada siapapun yang aku kagumi
Namun bersamamu, aku merasa mampu menjadi diriku sendiri
Aku menyayangimu, bahkan berkali-kali aku mengatakannya padamu
Aku selalu merasa diperlakukan layaknya putri ketika bersamamu
Dan jelas kau mengetahui hal itu
Tapi bolehkah aku bertanya satu hal?
Sudahkah aku memperlakukanmu layaknya pangeran ?
Aku hanya tak ingin merasa sendiri
Merasa bahagia sendiri
Merasa senang sendiri
Merasa bangga sendiri
Dan merasakan segala keindahan itu sendirian
Tapi, aku ingin kamu juga merasakannya
Ini adalah pertanyaan yang butuh akan jawaban
Aku menantikan nya ketika kita bertemu
Aku selalu ingat akan hal-hal kecil yang kamu lakukan dari awal kita bertemu hingga detik ini
Aku ingat bagaimana kamu menghampiriku ketika melihat wajahku menjadi murung
Bagaimana kamu menyediakan kursi ketika aku sedang berdiri
Bagaimana kamu mengambil lauk ketika aku akan makan
Bagaimana kamu memberikanku bunga, meskipun itu hanya bunga kertas
Tapi aku menghargai caramu memberikannya
Bahkan bunga itu masih ku simpan dengan baik
Bagaimana kamu meraih kakiku ketika aku mengeluh kesakitan
Bagaimana kamu membersihkan wajahku ketika aku kelelahan
Bagaimana kamu memberi minum lalu menanyakan kembali apakah aku sudah meminumnya
Bagaimana kamu mengambil handphone dan mendokumentasikan tugasku
Bagaimana kamu membukakan pintu mobil ketika aku akan keluar
Bagaimana kamu membersihkan sepatuku dari sisa pasir setelah lelah bermain di pantai
Lalu menyediakannya agar aku lebih mudah mengenakannya
Bagaimana caramu membukakan helm dari kepalaku
Bagaimana kamu membersihkan tanganku ketika aku selesai makan
Bagaimana kamu merapikan jilbabku ketika ada rambut yang keluar
Bagaimana kamu memakai kan bedak hingga lipstick untukku
Bagaimana kamu sangat memperhatikan secara detail segala tentangku
Bahkan, aku masih ingat caramu mengajak ku bermain ayunan di pinggir pantai
Kita bermain layaknya anak kecil yang hanya tahu tertawa
Dan sungguh, aku sangat bahagia
Terkadang aku sering merasa lucu dan tersenyum setiap kali mengingat perlakuanmu
Kamu melakukannya dengan senang hati, tanpa pernah ku minta lebih dulu
Dan ada satu hal paling berkesan dan tidak akan pernah terlupakan
Di hari bahagiaku, kamu mengajariku caranya berbagi kebahagiaan dan kemudahan
Kamu memberi dampak positif tidak hanya untukku
Namun juga lingkunganku dan lingkunganmu
Tetaplah begitu, agar hubungan kita juga menjadi bahagia untuk orang lain
Aku berterimakasih di pertemukan dengan sosok lelaki seperti mu
Lelaki yang selalu mampu menjadi partner dalam berbagai hal
Aku ingat kamu pernah mengatakan
Jangan cintai sifatku, karena ketika kamu melihat sifat burukku
Maka kau akan membenciku
Tenanglah, aku mengerti setiap manusia memiliki dua sisi yang berbeda
Selalu ada hal baik dan buruk di dalam dirinya
Begitupun aku
Jadi kuharap, ketika kita sama sama melihat sisi buruk itu
Tolong ingatkan dan perbaiki, jangan mencela dan berlalu pergi
Bagaimana kabarmu hari ini ?
Ku harap kamu masih baik seperti kemarin
Pintaku pada semesta agar kau selalu bahagia
Aku tak ingin melihat gundah ataupun lelah menyelimuti harimu
Meski kita sama sama mengetahui, bahwa sibukmu yang menjadikan lelah itu ada
Tapi ingat sayang, sehatmu adalah yang utama
Tidakkah kau sayang pada ragamu ? Bahkan aku mengkhawatirkan itu
Jangan biarkan aku melemah karna ulahmu
Melemah karna melihat mu begitu lelah
Hingga aku tak mampu menjaga raga yang selama ini ku cinta
Ku rasa, aku berhak akan hal itu
Aku tidak berlebihan mengkhawatirkan kesehatanmu, bukan ?
Kumohon, mengerti lah
Setiap kali ku ingatkan waktu makanmu, itu karna aku sangat menyayangimu
Setiap kali ku ingatkan waktu istirahatmu
Itu hanya karena aku tak ingin kamu kelelehan esok harinya
Aku menyayangimu,
Aku bangga dan bahagia memiliki kamu di hidupku saat ini
Dan ku harap, kamu yang akan menemaniku di hari hari berikutnya
Ingatkah kau pernah bertanya satu hal padaku?
Maukah kau bersamaku sampai waktu yang tak bisa di tentukan?
Dan inilah jawabanku, aku ingin bersamamu
Hingga raga tak lagi bertenaga
Hingga usia tak lagi muda
Hingga wajah telah menua
Hingga kita tak mampu lagi bersuara
Dan hingga jiwa ini kembali pada semesta
Mungkin, ini terdengar seperti drama
Kita masih terlalu muda dan dini untuk membicarakan perihal rasa hingga ke singga sana
Tapi percayalah,
Aku hanya sedang berusaha jujur pada diriku sendiri
Aku ingin melakukan banyak hal bersamamu
Aku ingin terbang bersama, mengunjungi tempat-tempat baru yang indah dan bersejarah
Ingin mendaki puncak bersama
Ingin menghabiskan malam dengan desiran ombak di pinggir pantai
Ingin makan malam di temani cahaya lilin dan bunga-bunga indah
Ingin bermain layaknya anak kecil yang tak pernah takut orang-orang akan menertawainya
Karena kita akan tertawa bersama
Hingga aku lupa berapa banyak waktu yang telah ku habiskan bersamamu
Maaf jika ini berlebihan,
Tapi satu hal yang harus kamu ingat
Aku tak pernah bisa mengungkap isi hati pada siapapun yang aku kagumi
Namun bersamamu, aku merasa mampu menjadi diriku sendiri
Aku menyayangimu, bahkan berkali-kali aku mengatakannya padamu
Aku selalu merasa diperlakukan layaknya putri ketika bersamamu
Dan jelas kau mengetahui hal itu
Tapi bolehkah aku bertanya satu hal?
Sudahkah aku memperlakukanmu layaknya pangeran ?
Aku hanya tak ingin merasa sendiri
Merasa bahagia sendiri
Merasa senang sendiri
Merasa bangga sendiri
Dan merasakan segala keindahan itu sendirian
Tapi, aku ingin kamu juga merasakannya
Ini adalah pertanyaan yang butuh akan jawaban
Aku menantikan nya ketika kita bertemu
Aku selalu ingat akan hal-hal kecil yang kamu lakukan dari awal kita bertemu hingga detik ini
Aku ingat bagaimana kamu menghampiriku ketika melihat wajahku menjadi murung
Bagaimana kamu menyediakan kursi ketika aku sedang berdiri
Bagaimana kamu mengambil lauk ketika aku akan makan
Bagaimana kamu memberikanku bunga, meskipun itu hanya bunga kertas
Tapi aku menghargai caramu memberikannya
Bahkan bunga itu masih ku simpan dengan baik
Bagaimana kamu meraih kakiku ketika aku mengeluh kesakitan
Bagaimana kamu membersihkan wajahku ketika aku kelelahan
Bagaimana kamu memberi minum lalu menanyakan kembali apakah aku sudah meminumnya
Bagaimana kamu mengambil handphone dan mendokumentasikan tugasku
Bagaimana kamu membukakan pintu mobil ketika aku akan keluar
Bagaimana kamu membersihkan sepatuku dari sisa pasir setelah lelah bermain di pantai
Lalu menyediakannya agar aku lebih mudah mengenakannya
Bagaimana caramu membukakan helm dari kepalaku
Bagaimana kamu membersihkan tanganku ketika aku selesai makan
Bagaimana kamu merapikan jilbabku ketika ada rambut yang keluar
Bagaimana kamu memakai kan bedak hingga lipstick untukku
Bagaimana kamu sangat memperhatikan secara detail segala tentangku
Bahkan, aku masih ingat caramu mengajak ku bermain ayunan di pinggir pantai
Kita bermain layaknya anak kecil yang hanya tahu tertawa
Dan sungguh, aku sangat bahagia
Terkadang aku sering merasa lucu dan tersenyum setiap kali mengingat perlakuanmu
Kamu melakukannya dengan senang hati, tanpa pernah ku minta lebih dulu
Dan ada satu hal paling berkesan dan tidak akan pernah terlupakan
Di hari bahagiaku, kamu mengajariku caranya berbagi kebahagiaan dan kemudahan
Kamu memberi dampak positif tidak hanya untukku
Namun juga lingkunganku dan lingkunganmu
Tetaplah begitu, agar hubungan kita juga menjadi bahagia untuk orang lain
Aku berterimakasih di pertemukan dengan sosok lelaki seperti mu
Lelaki yang selalu mampu menjadi partner dalam berbagai hal
Aku ingat kamu pernah mengatakan
Jangan cintai sifatku, karena ketika kamu melihat sifat burukku
Maka kau akan membenciku
Tenanglah, aku mengerti setiap manusia memiliki dua sisi yang berbeda
Selalu ada hal baik dan buruk di dalam dirinya
Begitupun aku
Jadi kuharap, ketika kita sama sama melihat sisi buruk itu
Tolong ingatkan dan perbaiki, jangan mencela dan berlalu pergi
Karena yang terbaik lahir dari perbaikan-perbaikan
Sama hal nya seperti skripsi, selalu butuh revisi
Kita berbeda dalam banyak hal
Tapi aku masih ingat katamu kala itu
Bukan berbeda yang menjadikan kita tidak bahagia
Tapi karna berbeda kita bisa saling berbagi kebahagiaan
Karena bersama tak harus sama
Tolong ingatkan aku jika belum sepenuhnya mengerti
Tolong tegur aku jika aku salah memperlakukanmu
Tolong sampaikan apapun yang tertahan
Aku tak ingin ada celah untuk perpisahan
Hanya karena kita tak bisa saling mengungkapkan
Aku tidak bisa berjanji menjadi pasangan yang baik untukmu
Tapi aku akan selalu mendukung setiap langkah baikmu
Dan berusaha mendampingimu bagaimanapun keadaannya
Terimakasih atas segala perlakuan baik yang telah kamu lakukan
Semoga aku juga sudah melakukan hal yang sama
Namun, maafkan aku jika pun belum
Tolong ingatkan aku akan hal itu
Tetaplah bersamaku sampai waktu yang tak bisa ditentukan
Aku mencintaimu !!
Your Partner😙
Your Partner😙
Kamis, 23 Maret 2017
Just Remember
Terimakasih untuk kehadiran yang tak pernah di rencanakan
Terimakasih untuk setiap perlakuan yang menyenangkan
Terimakasih untuk setiap waktu yang terluangkan
Meski dalam sibukmu, kamu selalu menyempatkan diri untuk sekedar bertatap muka
Aku tak ingin berpura-pura
Tak ingin berpura-pura menjadi biasa
Ketika aku tau segala nya sudah bermakna
Aku mengerti kau suka bersandiwara
Tapi tolong hentikan peranmu ketika aku sedang tak ingin bermain drama
Aku tak ingin mengeluarkan amarah
Aku tak ingin emosiku menjadi celah untuk berpisah
Aku hanya menjaga
Karna menurut hematku,
Hati yang mencintai dan menyayangi
Tak akan sanggup untuk menyakiti
Terlebih membuat sedih dan perih
Aku menyayangi kamu
Aku menghargai kamu
Aku menghormati kamu
Tolong jangan hilangkan setiap rasa yang telah hadir tanpa pernah ku minta
Kamu sudah menjadi bagian penting dari cerita ku
Jangan biarkan candaan berubah seolah menjadi petasan
Yang akan melukai dan meninggalkan bekasan
Maaf jika aku belum sepenuhnya mengerti
Maaf jika aku adalah seorang yang moody
Maaf untuk kesalahan atau kekeliruan yang aku timbulkan
Katamu diawal,
Kau selalu ingin membuat ku bahagia
Jika pun suatu saat aku bersedih karenamu
Itu bukan karena inginmu
Tapi karena begitu lah Sang pemilik takdir menetapkannya
Tidakkah kamu ingat jawabanku kala itu ?
Just remember,
We can choose to make it happy
Jadi, apapun yang sedang menjadi perdebatan di hatiku
Aku berusaha memilih untuk bahagia
Memilih berbicara empat mata
Agar tak ada salah duga di antara kita
Tetaplah menjadi kamu seperti di awal
Yang denganmu aku merasa di perlakukan layaknya putri
Dan aku ingin memperlakukanmu layaknya pangeran
Aku tak ingin ada perubahan
Jangan memberi ku anggapan
Bahwa segala yang indah hanya bertahan di permukaan
Tetap saling mendukung untuk perubahan
Tetap saling mengingatkan untuk mempererat hubungan
Dan tetaplah bersamaku untuk waktu yang tak bisa di tentukan
Aku mencintaimu, Pangeranku !!
Terimakasih untuk setiap perlakuan yang menyenangkan
Terimakasih untuk setiap waktu yang terluangkan
Meski dalam sibukmu, kamu selalu menyempatkan diri untuk sekedar bertatap muka
Aku tak ingin berpura-pura
Tak ingin berpura-pura menjadi biasa
Ketika aku tau segala nya sudah bermakna
Aku mengerti kau suka bersandiwara
Tapi tolong hentikan peranmu ketika aku sedang tak ingin bermain drama
Aku tak ingin mengeluarkan amarah
Aku tak ingin emosiku menjadi celah untuk berpisah
Aku hanya menjaga
Karna menurut hematku,
Hati yang mencintai dan menyayangi
Tak akan sanggup untuk menyakiti
Terlebih membuat sedih dan perih
Aku menyayangi kamu
Aku menghargai kamu
Aku menghormati kamu
Tolong jangan hilangkan setiap rasa yang telah hadir tanpa pernah ku minta
Kamu sudah menjadi bagian penting dari cerita ku
Jangan biarkan candaan berubah seolah menjadi petasan
Yang akan melukai dan meninggalkan bekasan
Maaf jika aku belum sepenuhnya mengerti
Maaf jika aku adalah seorang yang moody
Maaf untuk kesalahan atau kekeliruan yang aku timbulkan
Katamu diawal,
Kau selalu ingin membuat ku bahagia
Jika pun suatu saat aku bersedih karenamu
Itu bukan karena inginmu
Tapi karena begitu lah Sang pemilik takdir menetapkannya
Tidakkah kamu ingat jawabanku kala itu ?
Just remember,
We can choose to make it happy
Jadi, apapun yang sedang menjadi perdebatan di hatiku
Aku berusaha memilih untuk bahagia
Memilih berbicara empat mata
Agar tak ada salah duga di antara kita
Tetaplah menjadi kamu seperti di awal
Yang denganmu aku merasa di perlakukan layaknya putri
Dan aku ingin memperlakukanmu layaknya pangeran
Aku tak ingin ada perubahan
Jangan memberi ku anggapan
Bahwa segala yang indah hanya bertahan di permukaan
Tetap saling mendukung untuk perubahan
Tetap saling mengingatkan untuk mempererat hubungan
Dan tetaplah bersamaku untuk waktu yang tak bisa di tentukan
Aku mencintaimu, Pangeranku !!
Selasa, 07 Maret 2017
Kalimantan-Aceh
Hari-hari telah berganti bulan
Bulan pun telah berganti tahun
Namun rasa rindu ini kian tumbuh
Seolah tak mampu untuk ku bunuh
Aku sangat merindukan ibu
Merindu nasihat-nasihat baik nya
yang selalu mampu menenangkan ku
Aku merindu belaian kasihnya
Yang selalu buatku merasa dekapan nya adalah tempat paling nyaman untuk segala resah dan gundahku
Aku merindu omelan-omelan nya akan kenakalan ku
Bu,
Kini aku semakin dewasa, aku mengerti kerisauan ibu di waktu dulu
Tak akan lagi ku gores hati ibu karna ulahku
Kini aku telah menggapai mimpi dan berada di titik sukses yang dulu selalu ibu semoga kan dalam percakapan panjang bersama Tuhan
Agar kelak, aku mampu membanggakan ibu dan bapak
Meski bapak tidak bersama kita saat ini
Tapi aku begitu yakin ia tersenyum dari tempat yang indah nan jauh disana
Melihatku sudah menjadi lelaki gagah seperti ia dulu
Aku selalu percaya do'a ibu mampu menembus langit
Bu,
Sekarang putra kecilmu telah berubah menjadi seorang lelaki yang lebih bertanggung jawab untuk hidupnya
Beberapa waktu yang akan datang
Mungkin ibu akan kedatangan tamu yang kelak menjadi anak ibu
yaitu pelengkap hidupku
Terimakasih atas cinta kasih yang selalu hadir meski tak jarang matamu di penuhi air kesedihan karna ulahku
Aku percaya bahwa air kesedihan di matamu akan menjadi tangis paling bahagia ketika kita bertemu
Aku sangat merindukan mu, ibu
Aku merindukan suasana rumah
Merindu keluarga yang begitu ku cinta
Aku merindukan suara tangisan bayi
yang kini sudah menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga kita
Aku merindukan kalian
Kalimantan-Aceh
Jarak ini begitu jauh untuk ku tempuh
Andai bisa melebarkan sayap,
Aku akan terbang detik ini untuk menghabiskan waktu dan menikmati hangat nya secangkir kopi membelah dinginnya malam
Aku rindu canda dan tawa yang selalu tercipta ketika kita bersama
Aku tak mampu berkata-kata
Hanya do'a kepada sang Pencipta
Agar waktu tidak bergerak terlalu lama
Aku ingin segera bertemu dan melepas rindu
Rindu ini terlalu berat, aku harus terus berusaha menjadi kuat
Aku berkelana di negeri orang
Menjaga pertahanan dan keamanan
Ini adalah bukti cinta kepada bangsa
Agar tanah air selalu terjaga
Jauh dari keluarga dan orang tua
Adalah resiko yang harus aku terima
Rumah, adalah hal yang paling aku rindukan
Teringat masa kecil yang ku habiskan
Begitu banyak kenangan yang telah aku tinggalkan
Sejauh apapun jarak terbentang
Sejauh apapun kaki melangkah
Rumah adalah tempat penuh kenangan yang tak akan pernah terlupakan
Semoga waktu bertemu segera tiba
Aku ingin berbagi banyak cerita
Salam sayang untuk yang tercinta
Semoga senantiasa sehat dan bahagia
Bulan pun telah berganti tahun
Namun rasa rindu ini kian tumbuh
Seolah tak mampu untuk ku bunuh
Aku sangat merindukan ibu
Merindu nasihat-nasihat baik nya
yang selalu mampu menenangkan ku
Aku merindu belaian kasihnya
Yang selalu buatku merasa dekapan nya adalah tempat paling nyaman untuk segala resah dan gundahku
Aku merindu omelan-omelan nya akan kenakalan ku
Bu,
Kini aku semakin dewasa, aku mengerti kerisauan ibu di waktu dulu
Tak akan lagi ku gores hati ibu karna ulahku
Kini aku telah menggapai mimpi dan berada di titik sukses yang dulu selalu ibu semoga kan dalam percakapan panjang bersama Tuhan
Agar kelak, aku mampu membanggakan ibu dan bapak
Meski bapak tidak bersama kita saat ini
Tapi aku begitu yakin ia tersenyum dari tempat yang indah nan jauh disana
Melihatku sudah menjadi lelaki gagah seperti ia dulu
Aku selalu percaya do'a ibu mampu menembus langit
Bu,
Sekarang putra kecilmu telah berubah menjadi seorang lelaki yang lebih bertanggung jawab untuk hidupnya
Beberapa waktu yang akan datang
Mungkin ibu akan kedatangan tamu yang kelak menjadi anak ibu
yaitu pelengkap hidupku
Terimakasih atas cinta kasih yang selalu hadir meski tak jarang matamu di penuhi air kesedihan karna ulahku
Aku percaya bahwa air kesedihan di matamu akan menjadi tangis paling bahagia ketika kita bertemu
Aku sangat merindukan mu, ibu
Aku merindukan suasana rumah
Merindu keluarga yang begitu ku cinta
Aku merindukan suara tangisan bayi
yang kini sudah menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga kita
Aku merindukan kalian
Kalimantan-Aceh
Jarak ini begitu jauh untuk ku tempuh
Andai bisa melebarkan sayap,
Aku akan terbang detik ini untuk menghabiskan waktu dan menikmati hangat nya secangkir kopi membelah dinginnya malam
Aku rindu canda dan tawa yang selalu tercipta ketika kita bersama
Aku tak mampu berkata-kata
Hanya do'a kepada sang Pencipta
Agar waktu tidak bergerak terlalu lama
Aku ingin segera bertemu dan melepas rindu
Rindu ini terlalu berat, aku harus terus berusaha menjadi kuat
Aku berkelana di negeri orang
Menjaga pertahanan dan keamanan
Ini adalah bukti cinta kepada bangsa
Agar tanah air selalu terjaga
Jauh dari keluarga dan orang tua
Adalah resiko yang harus aku terima
Rumah, adalah hal yang paling aku rindukan
Teringat masa kecil yang ku habiskan
Begitu banyak kenangan yang telah aku tinggalkan
Sejauh apapun jarak terbentang
Sejauh apapun kaki melangkah
Rumah adalah tempat penuh kenangan yang tak akan pernah terlupakan
Semoga waktu bertemu segera tiba
Aku ingin berbagi banyak cerita
Salam sayang untuk yang tercinta
Semoga senantiasa sehat dan bahagia
Abdi Negara
Jarak terbentang antar pulau
Duduk berdiri merasa risau
Begini hidup di negeri rantau
Kampung halaman susah terjangkau
Hati merindu ayah dan bunda
Rindu keluarga juga si cinta
Demi cita-cita aku kan rela
Semoga mereka selalu setia
Tetesan rindu mengalir syahdu
Menanti temu setiap waktu
Hati tak berdaya menahan rasa
Ingin rasanya kembali sekejap mata
Waktu seolah masih bercanda
Memainkanku dalam detakannya
Jalan ini adalah tugas
Langkah harus terus bergegas
Meski jiwa ingin kembali
Tapi raga harus tegak berdiri
Perjuangan ini adalah bukti
Cinta abdi pada bangsa dan negara
Atas ridha sang Ilahi
Kuatkan hati dalam menanti
Duduk berdiri merasa risau
Begini hidup di negeri rantau
Kampung halaman susah terjangkau
Hati merindu ayah dan bunda
Rindu keluarga juga si cinta
Demi cita-cita aku kan rela
Semoga mereka selalu setia
Tetesan rindu mengalir syahdu
Menanti temu setiap waktu
Hati tak berdaya menahan rasa
Ingin rasanya kembali sekejap mata
Waktu seolah masih bercanda
Memainkanku dalam detakannya
Jalan ini adalah tugas
Langkah harus terus bergegas
Meski jiwa ingin kembali
Tapi raga harus tegak berdiri
Perjuangan ini adalah bukti
Cinta abdi pada bangsa dan negara
Atas ridha sang Ilahi
Kuatkan hati dalam menanti
Selasa, 13 Desember 2016
Jeda
Kita terlalu sering bercerita
Terlalu banyak menghabiskan waktu tanpa makna
Hingga pada akhirnya
Canda yang menjadi alasan tawa dan bahagia
Tiba tiba saja berubah makna
Kamu tak lagi menyenangkan
Aku pun demikian
Kita memang tak sepaham
Tapi aku enggan akan kehilangan
Sepertinya kita sedang kelelahan
Lelah di hajar rindu tak berujung temu
Aku jadi uring-uringan
Kamu pun membisu, tak lagi pandai merayu
Kita hanya butuh jeda, agar tak salah duga
Bahkan kalimat pun butuh spasi, agar mudah dibaca
Biarlah kita saling memperbaiki
Agar ketika kembali
Kita sudah baik baik saja
Tak ada yang salah dengan jarak
Kita hanya butuh sedikit waktu
Untuk menyendiri, merenungi apapun yang sudah terjadi
Bahwa kebersamaan dan kehilangan
Adalah dua hal yang tak mungkin di satukan
Kita hanya perlu saling belajar
Bahwa menghargai setiap hal
Adalah bentuk dari kecintaan
Dan kita hanya perlu mengerti
Bahwa perbedaan adalah sebuah keindahan
Bagaimana pun bentuk dan wujudnya
Perbedaan akan tetap indah
Jika kita ingin saling mengerti dan memahami
Tak ada hal yang bisa di paksakan
Dan tidak semua keinginan kita bisa tersampaikan
Aku adalah aku
Kamu adalah kamu
Bagaimana pun kita
Kita hanya perlu menyadari bahwa menjadi diri sendiri
Adalah hal yang paling menyenangkan
Dan menghargai bagaimana orang lain
Adalah bentuk sebuah apreasiasi
Semoga jeda ini hanyalah koma
Bukan titik yang mengakhiri
Aku
Masih
Menyayangimu
Dan
Akan
Selalu
Begitu
Terlalu banyak menghabiskan waktu tanpa makna
Hingga pada akhirnya
Canda yang menjadi alasan tawa dan bahagia
Tiba tiba saja berubah makna
Kamu tak lagi menyenangkan
Aku pun demikian
Kita memang tak sepaham
Tapi aku enggan akan kehilangan
Sepertinya kita sedang kelelahan
Lelah di hajar rindu tak berujung temu
Aku jadi uring-uringan
Kamu pun membisu, tak lagi pandai merayu
Kita hanya butuh jeda, agar tak salah duga
Bahkan kalimat pun butuh spasi, agar mudah dibaca
Biarlah kita saling memperbaiki
Agar ketika kembali
Kita sudah baik baik saja
Tak ada yang salah dengan jarak
Kita hanya butuh sedikit waktu
Untuk menyendiri, merenungi apapun yang sudah terjadi
Bahwa kebersamaan dan kehilangan
Adalah dua hal yang tak mungkin di satukan
Kita hanya perlu saling belajar
Bahwa menghargai setiap hal
Adalah bentuk dari kecintaan
Dan kita hanya perlu mengerti
Bahwa perbedaan adalah sebuah keindahan
Bagaimana pun bentuk dan wujudnya
Perbedaan akan tetap indah
Jika kita ingin saling mengerti dan memahami
Tak ada hal yang bisa di paksakan
Dan tidak semua keinginan kita bisa tersampaikan
Aku adalah aku
Kamu adalah kamu
Bagaimana pun kita
Kita hanya perlu menyadari bahwa menjadi diri sendiri
Adalah hal yang paling menyenangkan
Dan menghargai bagaimana orang lain
Adalah bentuk sebuah apreasiasi
Semoga jeda ini hanyalah koma
Bukan titik yang mengakhiri
Aku
Masih
Menyayangimu
Dan
Akan
Selalu
Begitu
Langganan:
Postingan (Atom)