Kita tak bertemu kemarin
Kita telah tumbuh bersama
Menghabiskan banyak waktu meski dengan pertemuan seadanya
Tapi percakapan panjang lewat tulisan
Mampu buatku selalu bahagia
Aku tau jalan kita berbeda
Aku mengerti dunia kita tak sama
Dan aku pun menyadari ada banyak hal yang tak bisa kita satukan
Tapi, bukankah berteman tak harus selalu sepikiran?
Bukankah kita bisa saling melengkapi karna perbedaan itu?
Bukankah kita jadi lebih menghargai, bahwa tak semua hal akan sejalan dan bisa di paksakan ?
Aku sekuat tenaga berusaha menjaga pertemanan ini
Berusaha tetap ada dan tak meninggalkan kita
Aku belajar banyak hal darimu
Aku belajar menjadi penyabar
Aku belajar menjadi penyayang
Aku belajar menjaga perasaan
Aku belajar memahami candaan
Dan aku belajar menjadi menyenangkan
Bahkan belajar untuk merawat penampilan
Aku tau dan sadar, ego dan gengsiku tak sama denganmu
Aku terlalu kayu sementara kamu selembut sutra
Aku tak tau, mungkin ada ucapanku yang menggores hatimu
Mungkin ada perlakuanku yang tak menyenangkanmu
Kamu tau aku selalu berterus terang
Tapi maafkan jika memang itu membuatmu bersedih dan kecewa
Maafkan aku yang belum sepenuhnya bisa memahami
Maafkan aku yang belum seutuhnya mengerti
Dan maafkan aku dengan segala ego dan emosi yang masih belum mampu mengimbangi
Bukankah kamu pernah berjanji untuk tidak pergi?
Bukankah kamu selalu bilang sampai kapanpun menjadi teman
Bahkan katamu kita tak akan saling meninggalkan
Aku memang tak bisa mencipta canda dan tawa layaknya kamu
Meski terkadang aku masih bingung dengan candaan itu
Aku memang tak suka menjadi lelucon
Karna aku pun tak mengerti cara mencipta nya
Tapi bukan berarti aku tak bahagia setiap kali kau buat tertawa
Hanya saja, aku tak terlalu menyukainya
Tapi apa kamu pernah bertanya seberapa sayang kah aku padamu?
Seberapa perduli nya aku ?
Mungkin itu tak penting buatmu
Kamu sudah menjadi kesenanganku
Kamu bagaikan hujan yang selalu mampu memberi kedamaian dan mendatangkan keindahan
Kamu adalah semangat setelah keluarga
Kamu sudah menjadi layaknya kopi untukku, membuat candu !
Tetap temani aku layaknya teman
Tetap bersamaku disetiap waktu
Aku memang tidak berhak atas waktu dan hidupmu
Tapi terimakasih karena selalu ada
Terimakasih karena selalu bisa mencipta tawa
Terimakasih atas semangat yang selalu melekat
Terimakasih untuk segalanya
Maaf aku belum bisa jadi teman terbaikmu
18 Oktober 2016
Maaf dan terimakasih
Aku, temanmu