Minggu, 01 Februari 2015

Tak Seindah Bayangan

Seperti terbangun dari tidur tak sadarkan diri untuk beberapa saat.
Perlahan ku tarik napas panjang, untuk memastikan tak terjadi apapun beberapa waktu itu.
Aku masih gamang, mulai me-reka-reka apa yang baru saja ku dengar
Mengingat setiap kata yang masuk ke telingaku
Apakah itu benar ? Apakah aku tidak salah mendengar ?

Kucoba kumpulkan kembali semua ingatanku
Kucoba tenang dan sejenak berfikir.
Ternyata benar !
Aku baru saja mendengar apa yang seharusnya tak pernah terlintas di telingaku

Hatiku riuh, ia seakan bergejolak
Aku terasa sesak sejenak, seperti ada sesuatu yang menghantam dadaku
Namun kemudian aku tersadar

Logika mulai bereaksi, ia mulai mengambil alih jiwaku
Ia memaksaku berfikir dalam keadaan serumit itu
Aku masih dalam pengaruh nya, hati pun seolah tersingkir
Pengaruhnya terlalu kuat, seakan tak ada celah untuk menolak

Akhirnya kupaksakan untuk mengikuti kemauan nya
Aku bersikeras berfikir dalam keadaan yang menjerat
Tapi, dengan lelah akhirnya kutemukan

Meski hati dan logika seringkali beradu pendapat dan tak ingin berdamai
Percayalah, mereka berada pada porsinya masing-masing

Menurutku,
Ini adalah jawaban
Jawaban atas semua pertanyaan selama ini

Karna selalu ada pelajaran penting di setiap kejadian


Tidak ada komentar:

Posting Komentar